Smartwatch Garmin Ini Relatif Mahal, Apa Saja Keunggulannya?

ARUSGADGET – Smartwatch Garmin Venu 2 Plus memiliki harga yang relatif mahal daripada smartwatch yang ada di pasaran saat ini. Namun, harga tersebut tentunya bukan sembarang tersematkan pada produk ini. Smartwatch ini memiliki target pasar yang lebih general. Targetnya adalah orang yang memiliki hobi olahraga dan melakukan aktivitas di wilayah urban seperti gym.

Desain Smartwatch

Desain Smartwatch Garmin

Garmin Venu 2 Plus hadir dengan desain yang modern dan stylish. Alih-alih seperti smwartwatch, Venu 2 Plus justru lebih tampak sperti jam tangan biasa. Desain seperti ini justru menawarkan tampilan yang tidak mencolok dan lebih nyaman.

Penampilannya mendetail dengan bodi stainless steel yang ringan dan kokoh. Strap untuk smartwatch ini mengusung bahan karet silikon premium yang lembut di tangan.

Layarnya terlindugi Corning Gorilla Glass 3 dengan diameter 33,0 mm. Resolusinya 416 x 416 piksel dengan jenis AMOLED dan kecerahan tinggi yang mendukung pemakaian di bawah sinar matahari.

BACA JUGA : Poco Smartwatch Akan Segera Rilis Tahun Ini?

Fitur yang Melengkapi Smartwatch Garmin Venue 2 Plus

Sebelum menggunakannya, maka pengguna harus terlebih dahulu menghubungkannya dengan iConnect pada iOS maupun Android. Setelah itu, pengguna bisa menikmati fitur smartwatch ini, seperti sensor biometrik untuk deteksi detak jantung maupun oksigen, GPS, mengangkat panggilan langsung menggunakan jam dan lain-lain.

SINDONews melalui reviewnya mengungkap bahwa akurasi dari smartwatch ini lebih mumpuni. Deteksi denyut jantung berjalan secara realtime bahkan pada saat beristirahat. Selain itu, jam ini beri peringatan untuk tinggi atau rendahnya denyut jantung. Di samping denyut jantung, saturasi oksigen juga terdeteksi dengan mudah dalam segala posisi tubuh.

Akurasi Tinggi

Akurasi Smartwatch Garmin

Saat berolahraga, jam mampu mendeteksi kadar air dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Dalam kegiatan jogging outdoor, GPS memantau lokasi kita dengan presisi mulai dari waktu, jarak, dan kecepatan. Bahkan, aktivitas menaiki tangga pun terdeteksi sebagai olahraga ringan.

Apa Pendapat kamu?
Bagikan !