Sambut Era Baru, Inilah Rekomendasi 10 HP Berteknologi 5G di 2020

Tahun 2020 bukan hanya sebagai pertanda pergantian dekade saja. Namun 2020 juga dianggap cukup penting bagi dunia telekomunikasi seluler, lantaran akan ada teknologi internet baru yang diklaim jauh lebih cepat daripada saat ini yaitu teknologi 5G. Bahkan untuk urusan mengunduh, diperkirakan bisa mencapai 800 Gbps per detik. Artinya, Anda bisa mengunduh 33 film berkualitas HD dalam hitungan detik

Seperti namanya, 5G adalah teknologi generasi kelima yang pastinya akan memberikan pengalaman berselancar di dunia maya jauh lebih memuaskan daripada 4G. Demi menyambut diberlakukannya teknologi 5G, sudah banyak produsen-produsen smartphone yang mulai mengenalkan produk unggulan mereka.

5G sendiri sudah resmi diluncurkan pada tahun 2019. Hanya saja pasar baru akan bisa mencoba smartphone 5G pada tahun 2020 ini. Hal ini ditandai dengan keberhasilan Qualcomm menghasilkan chipset Snapdragon X55 yang digadang-gadang mampu mencapai kecepatan 7 Gbps.

Berbeda dengan modem 5G generasi pertama yakni X50, Snapdragon X55 memang memiliki banyak keunggulan. Yang utama adalah bisa bekerja hampir di semua aplikasi. Artinya, chipset itu bisa digunakan untuk kebutuhan telepon, tablet, perangkat IoT (Internet of Things), hotspot WiFi dan jauh lebih banyak perangkat lagi, seperti dilansir Techradar.

Kapan Teknologi 5G Masuk ke Indonesia?

Dari penjelasan Qualcomm, Snapdragon X55 disebut-sebut bisa mendukung hampir seluruh jaringan di berbagai wilayah di penjuru dunia. Sekadar informasi, 5G merupakan gelombang milimeter yang menggunakan frekuensi 30-300 GHz yang artinya 10-100 kali lebih tinggi daripada gelombang radio dalam teknologi 4G. Namun untuk mewujudkannya, jaringan 5G membutuhkan banyak BTS (Base Transceiver Station).

Hingga sejauh ini, beberapa negara Asia yang sudah mengadopsi teknologi 5G adalah China, Korea Selatan, Jepang dan Filipina. Sementara itu untuk tahun 2020, empat negara tetangga di kawasan Asia Tenggara yaitu Singapura, Vietnam, Thailand dan Malaysia siap menerapkan teknologi 5G. Lalu bagaimana di Indonesia? Sebetulnya dalam event olahraga akbar Asian Games 2018 lalu, beberapa area tertentu di Jakarta sudah mulai melakukan ujicoba jaringan 5G, seperti dilansir Tempo.

Meskipun tampak masih ada kendala, Menkominfo Rudiantara pernah menyebutkan kalau jaringan 5G haruslah sudah masuk di Indonesia pada tahun 2020. Kendati demikian, Rudiantara tak menampik bahwa bisnis model teknologi 5G di Tanah Air masihlah minim. Supaya tidak tertinggal, kabarnya jaringan 5G akan lebih dulu dimanfaatkan kalangan industri untuk kebutuhan bisnis. Fakta bahwa kecepatan 5G yang lebih tinggi, mau tak mau akan membuat harga tarifnya tentu jauh lebih mahal yang menurut Rudiantara masih riskan diterapkan di Indonesia.

Demi merealisasikan teknologi 5G di 2020, pemerintah membangun jaringan infrastruktur telekomunikasi serat optik Palapa Ring yang sudah diresmikan Oktober 2019 silam. Kerap disebut sebagai Tol Langit, Palapa Ring ini sudah menjangkau 34 provinsi di Tanah Air dengan total panjang kabel baik di laut dan darat menembus 50 ribu kilometer. Jika semua berjalan sesuai rencana, tentu ada baiknya Anda mulai mempertimbangkan pembelian smartphone 5G.

10 Rekomendasi HP Teknologi 5G yang Layak Dibeli di 2020

1. Samsung Galaxy S10 5G

  • Layar 6.7″
  • Resolusi Quad HD+ (3040×1440) Dynamic AMOLED
  • Chipset Qualcomm SDM855 Snapdragon 855 (7 nm)
  • CPU Exynos 9820 (8 nm) – EMEA Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M4 & 2×2.31 GHz Cortex-A75 & 4×1.95 GHz Cortex-A55) – USA/LATAM, China Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.41 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485)
  • GPU Mali-G76 MP12 (Global), Adreno 640 (USA)
  • OS One UI (Android 9.0 Pie)
  • 256GB 8GB RAM, 512GB 8GB RAM
  • Kamera utama 12MP + 12MP + 16MP + 3D Depth Camera
  • Kamera depan 10MP + 3D Depth Camera
  • Harga Rp14 juta – Rp15,8 juta

Kalau banyak ponsel-ponsel flagship yang menawarkan jaringan internet 5G tanpa melakukan upgrade spesifikasi, tidak dengan Samsung. Melalui Galaxy S10 5G, pabrikan Korea Selatan ini melakukan cukup banyak peningkatan. Contohnya layar yang sudah mendukung pemutaran video HDR. Untuk kecepatan internet, Nikkei melaporkan jika Galaxy S10 5G mampu mencapai 193-430 Mbps, 4-8 kali lebih cepat daripada Galaxy S9.

Ponsel yang sudah dikenal sejak awal April 2019 ini juga mempunyai fitur UFS (Universal Flash Storage) 3.0 yang mampu menulis data lebih kencang daripada Galaxy S10. Dengan tingkat pengisian daya baterai dan kecepatan internet lebih kencang, Galaxy S10 5G tentu bisa jadi pertimbangan untuk ponsel 5G di tahun 2020 ini.

2. Xiaomi Mi 9 Pro 5G

©DroidLime
  • Layar 6.39″
  • Resolusi FHD+ 2340 x 1080 pixels, 19.5:9 ratio (~403 ppi density), Super AMOLED
  • Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855+ (7 nm)
  • CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485)
  • GPU Adreno 640 (700 MHz)
  • OS Android 10; MIUI 11
  • 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM, 512GB 12GB RAM
  • Kamera utama 48MP + 12MP+ 16MP
  • Kamera depan 20MP
  • Harga Rp7 juta – Rp12,7 juta

Baru dirilis pada September 2019, Mi 9 Pro 5G adalah salah satu produk unggulan Xiaomi menyambut teknologi 5G. Apa yang membuat ponsel ini layak untuk dibeli? Keberadaan Snapdragon 855+ di dapur pacu membuat Mi 9 Pro 5G mempunyai performa 15% lebih baik daripada versi reguler. Tak hanya upgrade di bagian ‘dalam’, Mi 9 Pro 5G memanjakan Anda yang begitu sibuk dan doyan travelling karena teknologi fast charging 40W kabel dan 30W nirkabel.

Di China sendiri, Mi 9 Pro 5G memang sangat laris manis karena menjadi ponsel 5G termurah yang beredar di sana. Namun Xiaomi bukanlah produsen ponsel abal-abal, karena sekalipun dijual dengan harga terjangkau, kualitasnya patut disandingkan dengan ponsel-ponsel kelas menengah hingga flagship lainnya. Untuk pasar Indonesia, Mi 9 Pro 5G justru akan menjadi salah satu ponsel Xiaomi termahal.

3. LG V50 ThinQ 5G

© The Verge
  • Layar 6.4″
  • Resolusi 19.5:9 QHD+ OLED FullVision (3120 x 1440 / 538ppi)
  • Chipset Qualcomm SDM855 Snapdragon 855 (7 nm)
  • CPU Octa-core dengan kecepatan 1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485
  • GPU Adreno 640
  • OS Android 9.0 (Pie)
  • 128GB 6GB RAM
  • Kamera utama 16 MP + 12 MP + 12 MP
  • Kamera depan 8 MP + 5 MP
  • Harga Rp8,2 juta – Rp13,1 juta

Tak mau kalah dari Samsung, LG yang juga merupakan produsen HP asal Korea Selatan ini turut mengenalkan amunisi mereka dalam menyambut teknologi 5G. Sudah dirilis pada Mei 2019 di seluruh dunia, salah satu keunggulan utama dari ponsel ini adalah layar OLED dengan resolusi tinggi yang membuat tampilan monitor begitu detail, tajam dan tinggi.

Sebagai ponsel flagship, LG jelas tak mau membuat konsumen kecewa dengan V50 ThinQ 5G. Terutama dalam keperluan video, lensa kamera V50 ThinQ 5G bisa merekam dalam durasi cukup lama dengan resolusi 2160p@30/60fps, 1080p@30/60/240fps, 24-bit/192kHz stereo sound rec, HDR video, gyro-EIS. Hasilnya? Sebuah klip yang jauh lebih bagus daripada smartphone pada umumnya.

4. Vivo NEX 3 5G

© Telset
  • Layar 6.89″
  • Resolusi 1080 x 2256 pixels (~363 ppi density)
  • Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855+ (7 nm)
  • CPU Octa-core (1×2.96 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.8 GHz Kryo 485)
  • GPU Adreno 640 (700 MHz)
  • OS Android 9 (Pie); Funtouch 9.1
  • 256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM
  • Kamera utama 64MP + 13MP + 13MP
  • Kamera depan 16MP
  • Harga mulai Rp11,4 juta

Meski baru saja resmi diperdagangkan pada September 2019, Vivo sepertinya cukup percaya diri bahwa NEX 3 5G mampu bersaing di pasar ponsel jaringan 5G. Untuk NEX 3 5G sendiri, pabrikan asal Dongguan, China ini memberikan kesan elegan dengan layar melengkung pada kedua sisinya alias Waterfall FullView. Layar ini membuat rasio screen-to-body NEX 3 5G mencapai 99%!

Sebetulnya Vivo sudah memiliki produk teknologi 5G yakni iQoo. Hanya saja NEX 3 5G merupakan smartphone non-game pertama yang mengusung jaringan 5G dari Vivo. Keberadaan layar yang melebar sampai ke samping ini membuat NEX 3 5G tak mempunyai tombol fisik. Vivo memberikan fitur Touch Sense yang menstimulasikan sentuhan nyata lewat getaran. Tak hanya itu saja, ada juga fitur X-Axis Haptic yang memberikan getaran nyaman untuk gaming, mengetik dan berbagai aktivitas lain.

5. Honor V30 Pro

  • Layar 6.57″
  • Resolusi FHD 1080 x 2400 pixels
  • Chipset HiSilicon Kirin 990 5G (7 nm+)
  • CPU Octa-core (2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.36 GHz Cortex-A76 & 4×1.95 GHz Cortex-A55)
  • GPU Mali-G76 MP16
  • OS Android 10.0
  • 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM
  • Kamera utama 40 MP
  • Kamera depan 32MP + 8MP
  • Harga mulai Rp7,8 juta

Baru saja resmi diperdagangkan pada Desember 2019, Honor V30 Pro memang termasuk salah satu ponsel teknologi 5G terbaru. Sebagai brand yang dimiliki oleh raksasa teknologi asal China, Huawei, Honor tentu tidak menciptakan V30 Pro dengan ceroboh. Apalagi V30 Pro berstatus sebagai ponsel 5G pertama yang diproduksi oleh Honor. Agar bisa bersaing di pasaran, Honor memberikan harga yang cukup terjangkau untuk V30 Pro tapi dengan kualitas memuaskan.

Salah satu fitur unggulan V30 Pro adalah Anda hanya butuh waktu 30 menit untuk melakukan isi ulang baterai 4.100 mAh, yang bisa digunakan selama 70 menit. Kendati untuk saat ini V30 Pro memang masih ditujukan untuk pangsa pasar China, melihat harga dan kualitasnya, bukan tak mungkin kalau ponsel Honor ini akan cukup mengganggu dominasi Xiaomi di Indonesia.

6. Huawei Nova 6 5G

  • Layar 6.57″
  • Resolusi 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~401 ppi density)
  • Chipset HiSilicon Kirin 990 (7 nm)
  • CPU Octa-core (2×2.86 GHz Cortex-A76 & 2×2.09 GHz Cortex-A76 & 4×1.86 GHz Cortex-A55)
  • GPU Mali-G76 MP16
  • OS Android 10.0, EMUI 10
  • 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM
  • Kamera utama 40 MP + 8MP + 8 MP
  • Kamera depan 32MP + 8MP
  • Harga mulai Rp7,5 juta

Menyebutkan pabrikan ponsel asal China, rasanya kurang lengkap tanpa Huawei. Untuk bersaing di pasar teknologi 5G, perusahaan teknologi yang berpusat di Shenzhen, Guangdong ini mengenalkan Nova 6 5G. Baru saja dirilis global pada Desember 2019, Nova 6 5G langsung menjadi buruan banyak orang terutama para gamer. Kenapa begitu? Karena smartphone handy ini sangat cocok untuk gaming dalam waktu cukup lama.

Tak hanya gaming, Nova 6 5G juga nyaman dalam memuaskan kebutuhan streaming hingga multitasking pekerjaan. Menggunakan chipset produksi Huawei sendiri, Nova 6 5G mampu bersaing dengan kualitas yang didengungkan Qualcomm lewat X50. Tak cuma memiliki dapur pacu yang cukup gahar, Nova 6 5G juga sangat sempurna dalam kebutuhan fotografi. Dengan harga sangat terjangkau, Nova 6 5G jelas menjadi ancaman di pasar ponsel 5G.

7. Lenovo Z6 Pro 5G

  • Layar 6.39″
  • Resolusi 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~403 ppi density), DCI-P3, HDR10
  • Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855 (7 nm)
  • CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485)
  • GPU Adreno 640
  • OS Android 9.0 (Pie); ZUI 11
  • 128GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM, 256GB 8GB RAM, 512GB 12GB RAM
  • Kamera utama 48MP + 8MP + 16MP +2MP
  • Kamera depan 32MP
  • Harga mulai Rp5,7 juta – Rp8,9 juta

Banyaknya pabrikan smartphone asal China yang merilis produk-produk ponsel berteknologi 5G, membuat Lenovo tak mau ketinggalan. Pada September 2019, perusahaan yang berpusat di Beijing ini menghadirkan Z6 Pro 5G. Satu hal utama yang membuat Z6 Pro 5G sangat layak dipertimbangkan untuk dibeli adalah memiliki empat lensa kamera di bagian belakang bodi alias Quad Camera.

Keempat lensa kamera itu masing-masing memiliki kemampuan wide, telephoto, ultrawide dan khusus untuk perekaman video yang diberi fitur TOF 3D camera. Dengan harga yang cukup terjangkau untuk dompet pengguna Indonesia, tentu jika memang teknologi 5G diberlakukan di Tanah Air, Z6 Pro 5G bisa menjadi salah satu yang layak dipilih.

8. Oppo Reno 3

  • Layar 6.4″
  • Resolusi AMOLED 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio
  • Chipset Mediatek MT6885Z Dimensity 1000L (7nm)
  • CPU Octa-core (2×2.2 GHz Cortex-A77 & 6×2.0 GHz Cortex A55)
  • GPU Mali-G77 MP9
  • OS Android 10.0; ColorOS 7
  • 128GB 8GB RAM, 128GB 12GB RAM
  • Kamera utama 62MP + 8MP + 2MP + 2MP
  • Kamera depan 32MP
  • Harga mulai Rp6,8 juta – Rp7,2 juta

Menjadi salah satu lagi produsen elektronik asal China yang mengenalkan ponsel 5G dengan harga terjangkau, Oppo menawarkan Reno 3. Baru saja dirilis pada Desember 2019, pabrikan yang berbasis di Dongguan, Guangdong ini juga termasuk salah satu smartphone yang layak dimiliki. Alih-alih Qualcomm, Reno 3 menggunakan chipset asal Taiwan yakni MediaTek generasi terbaru yang membuat dapur pacu Reno 3 sangat menjanjikan.

Keberadaan empat lensa sebagai kamera utama jelas membuat Reno 3 juga layak dipilih oleh Anda penghobi fotografi. Bahkan untuk lensa pertama adalah 64MP yang menjanjikan kualitas foto atau video memuaskan. Sementara untuk lensa 2MP, dilengkapi dengan depth sensor. Oppo memberikan fitur LED flash, HDR dan panorama yang memungkinkan pengguna merekam video 2160p@30fps, 1080p@30/60/120fps; gyro-EIS, OIS.

9. OnePlus 7 Pro 5G

  • Layar 6.37″
  • Resolusi Fluid AMOLED 1440 x 3120 pixels, 19.5:9 ratio
  • Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855 (7 nm)
  • CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485)
  • GPU Adreno 640
  • OS Android 9.0 (Pie); OxygenOS 9.5.11
  • 128GB 6GB RAM, 256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM
  • Kamera utama 48MP + 8MP + 16MP
  • Kamera depan 16MP (Motorized Pop-Up)
  • Harga mulai Rp8,6 juta – Rp11,4 juta)

OnePlus 7 Pro 5G bisa dibilang sebagai salah satu ponsel flagship dari OnePlus. Manufaktur smartphone asal Shenzhen, Guangdong ini mengenalkan 7 Pro 5G pada Juni 2019 untuk masyarakat umum. Meskipun harganya tidak semurah produk-produk ponsel 5G dari Huawei, Xiaomi atau Oppo dan Lenovo, OnePlus tampaknya cukup percaya diri jika ponsel yang memiliki tiga lensa kamera belakang ini sangat mampu bersaing.

Hanya saja meskipun dibekali chip modem Snapdragon X50 yang mendukung jaringan 5G, 7 Pro 5G tampak cukup kesulitan digunakan oleh konsumen Eropa karena modem tidak ditunjang pitar mmWave. Sehingga besar kemungkinan jika 7 Pro 5G memakai frekuensi sub-6 GHz di Inggris.

10. ZTE Axon 10 Pro 5G

  • Layar 6.47″
  • Resolusi AMOLED 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio
  • Chipset Qualcomm SM8150 Snapdragon 855 (7 nm)
  • CPU Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.42 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485)
  • GPU Adreno 640
  • OS Android 9.0 (Pie); MiFavor 9.1
  • 128GB 6GB RAM, 256GB 8GB RAM, 256GB 12GB RAM
  • Kamera utama 48MP + 8MP + 20MP
  • Kamera depan 20MP
  • Harga mulai Rp7,8 juta

Dengan bagian ‘jerohan’ yang hampir serupa dengan OnePlus 7 Pro 5G, ZTE Axon 10 Pro 5G justru dibanderol harga yang lebih murah. Resmi dijual untuk pasar global pada Mei 2019, Axon 10 Pro 5G adalah salah satu produk unggulan ZTE, perusahaan teknologi telekomunikasi multinasional China yang berpusat di Shenzhen. Kendati mungkin nama ZTE di dunia ponsel Tanah Air masih kalah dari Xiaomi, Huaweri, Oppo atau Lenovo, Axon 10 Pro 5G tetap menjadi salah satu item ponsel 5G yang layak dilirik.

Memiliki performa di atas rata-rata dan harga cukup terjangkau, Axon 10 Pro 5G bahkan diberkahi dengan engine AI (Artificial Intelligence) alias kecerdasan buatan yang bisa mengendalikan CPU, GPU dan RAM secara otomatis. Bahkan fitur AI ini juga ada dalam fitur kamera, pengenalan obyek hingga penyesuaian cahaya portrait. Bukan cuma itu saja, ZTE mengklaim Axon 10 Pro 5G mampu mempelajari kebiasaan pengguna saat menggunakan ponsel.

Kesimpulan

Melihat kisaran harga yang ditawarkan, ponsel-ponsel berteknologi 5G memang dipatok lebih mahal daripada smartphone kelas 4G atau 3G sekalipun. Menimbang bagaimana pemerintah tampak serius menggarap proyek telekomunikasi internet 5G, sepertinya membeli ponsel baru yang sudah dibekali kemampuan 5G bisa Anda coba.

Pastikan ponsel itu memiliki kemampuan dan spesifikasi sesuai yang Anda butuhkan, sehingga masih bisa digunakan dalam hal pekerjaan. Jangan lupa untuk melakukan penyesuaian pada harga, karena tentu tidak lucu kalau Anda sudah punya ponsel bagus dan canggih, kesejahteraan finansial malah amburadul. Jadi, mau beli ponsel 5G yang mana nih?

Bagikan !