Pemeriksaan Keamanan Autopilot Tesla oleh NHTSA Mendekati Puncaknya

ARUSGADGET.COM – Investigasi terhadap teknologi bantuan pengemudi Tesla atau keamanan autopilot Tesla oleh NHTSA telah menarik perhatian luas dari publik.

Minat ini muncul karena kekhawatiran mengenai efektivitas dan penggunaan yang sesuai dari teknologi kemudi otomatis yang diaplikasikan pada mobil-mobil tersebut.

Temuan dari badan ini mungkin akan memengaruhi perbincangan yang lebih luas tentang keamanan sistem pengemudi semi-otonom dan penerapannya di jalan raya.

Baca juga: Perbaikan Software Tesla untuk Masalah Lampu Sein, Capai 400 Ribu Unit Mobil

Sebagai informasi, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) merupakan badan federal di Amerika Serikat yang bertanggung jawab dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas di jalan raya.

NHTSA didirikan pada tahun 1970 berdasarkan Undang-Undang Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA).

Hingga kini, CEO Tesla, Elon Musk, telah menjadi tokoh utama dalam mempromosikan kemampuan kendaraan buatannya.

Musk kerap menggunakan platform seperti media sosial untuk menyoroti kemajuan ini termasuk soal keamanan autopilot Tesla.

Meskipun demikian, perbedaan antara bantuan pengemudi dan otonomi penuh tetap menjadi titik perdebatan yang sangat penting.

Beberapa pengkritik berpendapat bahwa bahasa pemasaran yang digunakan oleh Tesla mungkin berkontribusi pada pemahaman yang salah mengenai kemampuan sistem tersebut.

Selama beberapa tahun terakhir, perhatian NHTSA terhadap keamanan autopilot Tesla tertuju pada potensi risiko kecelakaan yang mungkin muncul dari sistem ini.

NHTSA telah mendapatkan laporan mengenai 16 kematian akibat kecelakaan yang melibatkan sistem kemudi otomatis Tesla sejak tahun 2016. Dalam beberapa kasus, pengemudi kendaraan Tesla dilaporkan tidak fokus pada jalan ketika sistem kemudi otomatis aktif.

Pada bulan Februari 2023, NHTSA meningkatkan penyelidikannya terhadap sistem keamanan autopilot Tesla dengan melakukan analisis teknis yang lebih mendalam.

Langkah ini menunjukkan keseriusan NHTSA dalam menghadapi potensi risiko kecelakaan yang berasal dari sistem ini.

NHTSA juga telah mengeluarkan peringatan kepada para pengemudi Tesla untuk selalu waspada saat sistem kemudi otomatis beroperasi. Para pengemudi juga diingatkan untuk senantiasa siap mengambil alih kendali kendaraan dalam situasi darurat.

Tiga isu spesifik yang diperhatikan oleh NHTSA terkait keamanan autopilot Tesla meliputi:

Pertama, terkadang, sistem kemudi otomatis Tesla gagal mendeteksi objek di jalan seperti pejalan kaki, sepeda, dan kendaraan lain.

Yang kedua ada momen di mana sistem kemudi otomatis Tesla mengambil keputusan berbahaya, seperti berbelok ke arah lain kendaraan atau berpindah jalur dengan tidak tepat.

Sedangkan yang terakhir para pengemudi Tesla kadang mengandalkan terlalu banyak pada sistem kemudi otomatis, mengabaikan perhatian terhadap kondisi jalan.

NHTSA tengah aktif dalam mengembangkan standar keselamatan yang berlaku untuk sistem kemudi otomatis.

keamanan autopilot tesla (1)
Keamanan autopilot tesla

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan yang timbul dari penggunaan sistem keamanan autopilot Tesla tersebut.

Saat proses penyelidikan ini semakin dekat dengan akhirnya, para pakar industri serta pihak-pihak yang memiliki kepentingan sedang menanti laporan akhir dari NHTSA. Laporan ini tentu akan memiliki dampak terhadap regulasi dan standar yang mengatur sistem bantuan pengemudi di seluruh sektor otomotif.

Temuan dari penyelidikan ini juga berpotensi memengaruhi pendekatan yang diambil oleh Tesla dalam mengembangkan serta memasarkan teknologi mereka ke depan.

Perlu dicatat bahwa pemantauan berkelanjutan dan penilaian oleh NHTSA terhadap teknologi bantuan pengemudi yang canggih mencerminkan perubahan lanskap dalam bidang keselamatan otomotif dan integrasi teknologi.

Dengan semakin banyak kendaraan yang mengadopsi fitur-fitur ini dan menuju tingkat otonomi yang lebih tinggi, badan regulasi serta produsen dihadapkan pada tantangan berkelanjutan untuk memastikan bahwa teknologi ini berkontribusi pada peningkatan keamanan jalan tanpa mengorbankan harapan dan keselamatan para pengguna.

Di Amerika Serikat, keselamatan di jalan raya menjadi perhatian serius. Salah satu caranya adalah melalui badan federal yang dikenal sebagai National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang bertugas untuk mempromosikan keselamatan lalu lintas di jalan raya.

NHTSA memiliki berbagai tanggung jawab, termasuk menetapkan standar keselamatan kendaraan, melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan lalu lintas, menyediakan informasi keselamatan publik, serta mendukung penelitian dalam bidang keselamatan lalu lintas.

Badan ini juga memiliki kewenangan untuk menerbitkan perintah keselamatan, yang merupakan perintah tertulis yang mengharuskan produsen mobil untuk memperbaiki masalah keselamatan tertentu pada kendaraan mereka.

Selain itu, NHTSA juga memiliki otoritas untuk mengeluarkan perintah penarikan kembali, yang mengharuskan produsen mobil untuk mengambil kembali kendaraan dari pasar jika terdapat masalah keselamatan serius.

Pada bulan Februari 2023, NHTSA meningkatkan tingkat penyelidikannya terhadap sistem kemudi otomatis Tesla dengan melibatkan analisis teknis yang lebih mendalam.

Langkah ini sangat penting dan menunjukkan komitmen NHTSA dalam menghadapi potensi risiko kecelakaan yang disebabkan oleh sistem ini.

Penyelidikan sistem keamanan autopilot tesla ini diperlukan karena beberapa tahun belakangan telah terjadi beberapa kecelakaan saat pengemudi menggunakan mode autopilot secara penuh.

Bagikan !