Garmin Bakal Rilis Solar Charging Layar OLED dengan Visibilitas Lebih Baik

ARUSGADGET – Tentu menyenangkan memakai smartwatch (jam tangan pintar) dengan durasi baterai lebih lama serta tampilan yang kian menarik. Nah produsen smartwatch asal Swiss, Garmin baru-baru ini menunjukan paten barunya. Garmin bakal memproduksi solar charging smartwacth pada layar OLED yang memiliki daya tahan baterai lebih lama serta tampilan makin menarik.

Pada smartwach ini, Garmin menawarkan visibilitas luar ruangan yang lebih baik pada jam tangan pintar produksinya. Selain itu juga menunjukan beberapa model solar charging dengan masa pakai baterai yang jauh lebih lama.

Sebagaimana dilansir notebookcheck, Garmin juga sudah mendaftarkan paten layar OLED solar charging smartwatch barunya ini di Amerika Serikat.

Melalui teknologi ini mereka berharap konsumen tidak lagi dihadapkan pada simalakama antara tampilan berkualitas tinggi dan durasi baterai yang ‘tidak pernah habis’ yang tersedia melalui pengisian energi surya.

BACA JUGA :

Dokumen paten menunjukkan bahwa Garmin mengejar teknologi tersebut pada layar OLED-nya. Ini memungkinkan perusahaan itu memakai modul tampilan pengumpul energi surya guna mengisi daya jam tangan Garmin di masa depan. Kemungkinan sel-sel fotovoltaik dalam bentuk modul surya akan tersebar di sekitar subpiksel layar OLED.

Sebagaimana diketahui selama ini Garmin sudah memproduksi jam tangan pintar dengan teknologi pengisian daya melalui sinar matahari berkat panel surya di layarnya.

Melalui teknologi yang disebut Power Glass ini telah digunakan dengan menempatkan sel surya menjadi lapisan di layar transparan.

Selain itu Garmin juga memiliki beberapa jam tangan pintar yang sudah menggunakan pengisian daya surya melalui tampilan Memori in Piksel (MIP). Melalui teknologi solar charging pada layar OLED tentunya akan mengungguli pendekatan MIP.

Garmin Epix 2

Teknologi pengisian daya pada layar OLED yang akan dipatenkan ini, saat beroperasi, akan menawarkan kecepatan refresh yang lebih tinggi. Selain itu juga akan menghasilkan visibilitas yang lebih baik di luar ruangan.

Teknologi ini di massa depan berpotensi digunakan pada lebih banyak perangkat selain jam tangan pintar. Semisal pada permukaan layar tablet guna menambah durasi waktu baterai secara signifikan. Namun, hingga kini belum ada rincian lebih lanjut mengenai tahapan paten dan progres perkembangan teknologi tersebut. (*)

Bagikan !